Friday, September 27, 2019

SOAL TEORI KEJURUAN SMK


1.    Membersihkan tempat penanaman sebelum melakukan pengolahan tanah, merupakan kegiatan awal budidaya.  Kegiatan ini disebut juga sebagai ……

a.    Mengelola lahan
b.    Mengolah lahan
c.    Sanitasi lahan
d.   Membuat bedengan
e.    Membuat drainase


2.    Kegiatan yang dilakukan mulai dari perencanaan tata ruang dan tata  letak lahan sampai dengan pembukaan lahan secara fisik disebut....

a. Land clearing
b. Blocking area
c. Land farming
d. Zerra burning
e. Terracing


3.    Urutan pekerjaan membabat semak dan pembersihan rumput liar adalah...
a. Pengeringan, pembakaran dan pembabatan
b. Pembabatan, pengeringan dan pembusukan
c. Pembakaran, pelayuan dan pembusukan
d. Penyemprotan, pelayuan dan pembabatan
e. Pelayuan, pembakaran dan pengeringan

4.    Bangunan konservasi tanah dan air secara mekanis yang dibuat untuk memperpendek panjang lereng dan atau memperkecil kemiringan lereng dengan jalan penggalian dan pengurugan tanah melintang lereng disebut


a.      blocking area
b.      zerra burning
c.       terracering
d.      land clearing
e.       land farming


5.    Pekerjaan memotong pohon-pohon berukuran kecil (diameter kurang dari 15 cm), membabat semak belukar dan pohion perdu dalam pekerjaan membuka lahan disebut ....

a.  perun
b.  rencek
c.  rumpuk
d.  tumbang
e.  imas


6.    Kegiatan pembukaan lahan perkebunan dilakukan mulai dari perencanaan tata ruang dan tata letak lahan. Membuka lahan merupakan pekerjaan yang mudah dilakukan, asalkan tersedia peralatan dan sumberdaya yang dibutuhkan. Hal yang harus diperhatikan dalam pembukaan lahan adalah ...

a. tepian aliran sungai
b.  hutan primer/sekunder
c.  kesesuaian lahan
d.  padang alang-alang
e.  bekas tanaman keras


7.     Cara untuk mendapatkan titik-titik untuk lokasi tanaman dan lubang tanam sesuai dengan jarak tanam yang dikehendaki sehingga barisan antar tanaman bias teratur adalah ....

a.  tumbang maksimum
b.  penanaman pohon penaung
c.  pengajiran/pancang
d.  pembuatan lubang tanam
e.  pembuatan jalan pikul


8.    Pada tanaman perkebunan kelapa sawit, sebelum penanaman sudah dipersiapkan/ditanam tanaman penutup tanah, sedangkan untuk perkebunan karet (Hevea brassiliensis) perlu dipersiapkan penanaman tanaman ....

a.  penaung sementara
b.  penahan hujan
c.  penaung tetap
d.  penutup tanah
e.  pematah angin

9.        Di bawah ini adalah merupakan jenis tanaman penutup tanah, kecuali ……
     

      a.  Colovogomium Caeruleum (C.C)
      b.  Palustres Phospor (P.P)
      c.  Centrosema Plumeria (C.P.L)
      d.  Puraria Javanica (P.Y)
      ePhosopocarpus Palustres (P.P)


10.    Pengolahan untuk keperluan budidaya tanaman perkebunan tahunan, lebih ditekankan pada penanganan media dalam lubang tanam. Berkaitan dengan pernyataan tersebut maka campuran media yang baik untuk mengisi lubang tanam adalah ....
a.  Sub soil + pupuk kandang/kompos + SP-36
b   Top soil + pupuk kandang/kompos + SP-36
c.  Top soil + pupuk kandang/kompos + urea
d.  Top soil + pupuk kandang/kompos + KCL
e.  Sub soil + pupuk kandang/kompos + urea

11.    Ukuran lubang tanam yang disarankan untuk penanaman kelapa sawit adalah ....

a.  100 x 100 x 70 cm
b.  90 x 90 x 60 cm
c.  80 x 80 x 50 cm
d.  70 x 70 x 50 cm
e.  60 x 60 x 40 cm

12. Kategori volume semprot untuk pengendalian gulma menggunakan herbisida dengan volume  semprot kurang dari 50 l/ha disebut...

a. Hight Volue (HV)
b. Medium Volume (MV)
c. Low Volume (LV)
d. Very Low Volume (VLV)
e. Ultra Low Volume (ULV)


13. Dalam pengendalian gulma dengan herbisida diperlukan 500 liter lkarutan semprot per hektar, sedangkan dosis herbisida perhektar adalah 3 liter, maka konsentrasi larutan semprot tersebut adalah...

a. 1,5 cc/liter
b. 3 cc/liter
c. 6 cc/liter
d. 9 cc/liter
e 12 cc/liter


14. Katagori volume semprot untuk pengendalian gulma menggunakan herbisida dengan volume semprot lebih dari 600 l/ha adalah...

a. Hight Volue (HV)
b.  Medium Volume (MV)
c. Low Volume (LV)
d. Very Low Volume (VLV)
e. Ultra Low Volume (ULV)


15. Tumbuhan yang tumbuhnya disuatu tempat, tidak dikehendaki, karena mengadakan kompetisi dengan tanaman pokok dalam hal mendapatkan unsur hara, sinar matahari dan tempat tumbuh,dinamakan ....

a.  Pest (jasad pengganggu tanaman)
b.  Hama
c.  Penyakit
d.  Gulma
e.  Patogen



16. Jenis gulma yang menyesuaikan siklus hidupnya mulai dari biji selama kurang dari satu tahun disebut ......

a.  Annual
b.  Biennial
c.  Perennials
d.  Musiman
e.  Tahunan


17. Jenis gulma yang hidup lebih dari 1 tahun tetapi tidak lebih dari 2 tahun disebut .....

a.  Annual
b.  Biennial
c.  Perennials
d.  Polyneal
e.  Mononeal


18. Gulma yang hidup lebih dari 2 tahun dan berkembang dengan biji atau vegetatif disebut……

a.  Annual
b.  Biennial
c.  Perennials
d.  Mononeal
e.  Polyneal


19. Di bawah ini merupakan jenis-jenis gulma, kecuali …

a.  Imperata cylindrical
b.  Axonopus compressus
c.  Compresor imperata
d.  Ageratum houstonianum
e.  Cyperus Cyperoidis


20. Pemberantasan gulma dengan menggunakan alat seperti cangkul, sabit dan tenaga secara langsung dinamakan pemberantasan …

a.    Mekanis
b.    Biologis
c.    Kultur teknis
d.   Kimiawi
e.    Mekanis


21. Pemberantasan gulma dengan menggunakan herbisida seperti round up dinamakan pemberantasan …

a.    Mekanis
b.    Biologis
c.    Kultur teknis
d.   Kimiawi
e.    Mekanis


22.  Jenis pestisida yang digunakan untuk mengendalikan Cacing adalah ....

a.     Akarisida
b.    Fungisida
c.     Insektisida
d.    Nematisida
e.     Rodentisida


23. Unsur Utama dalam pupuk urea adalah ..

a. Pospor
b. Kalium
c. Nitrogen
d. Kalsium
      e. Sulfur


24. Pemupukan N dalam usaha tani cabai 120 kg/ha, maka jumlah pupuk urea yang dibutuhkan adalah… (N dalam urea 46 %)
.                

a. 190 kg
b. 195,65 kg
c. 20 kg
d. 115 kg
.           e. 260,86 kg


25. Pernyataan di bawah ini, manakah yang termasuk contoh pengendalian secara kultur teknis.
a.  Penggunaan uap air panas yang disalurkan melalui pipa-pipa tanah dapat
     membunuh nematoda parasit tanaman
b.  Menghilangkan tanaman yang telah terserang bersama hamanya untuk
     memusnahkan sumber infeksi
c.  Pengaturan jarak tanam, pengaturan waktu tanam, pengairan yang
     teratur, rotasi atau pergiliran tanaman
d.  Kegiatan penyebaran predator, parasit atau patogen yang merupakan
     agen pengendalian.
e.  Menyemprot tanaman yang terserang dengan pestisida

26.  Pernyataan di bawah ini, manakah yang termasuk contoh pengendalian secara fisik.
a.  Penggunaan uap air panas yang disalurkan melalui pipa-pipa tanah dapat
     membunuh nematoda parasit tanaman
b.  Menghilangkan tanaman yang telah terserang bersama hamanya untuk
     memusnahkan sumber infeksi
c.  Pengaturan jarak tanam, pengaturan waktu tanam, pengairan yang
     teratur, rotasi atau pergiliran tanaman
d.  Kegiatan penyebaran predator, parasit atau patogen yang merupakan
     agen pengendalian.
e.  Menyemprot tanaman yang terserang dengan pestisida

27. Pernyataan di bawah ini, manakah yang termasuk contoh pengendalian secara hayati.
a.  Penggunaan uap air panas yang disalurkan melalui pipa-pipa tanah dapat
     membunuh nematoda parasit tanaman
b.  Menghilangkan tanaman yang telah terserang bersama hamanya untuk
     memusnahkan sumber infeksi
c.  Pengaturan jarak tanam, pengaturan waktu tanam, pengairan yang
     teratur, rotasi atau pergiliran tanaman
d.  Kegiatan penyebaran predator, parasit atau patogen yang merupakan
     agen pengendalian.
e.  Menyemprot tanaman yang terserang dengan pestisida

28. Menghilangkan tanaman yang telah terserang bersama hamanya untuk memusnahkan sumber infeksi, antara lain pemotongan pada pucuk-pucuk tebu yang terserang oleh hama penggerek tebu (Scirpophage Nivella Intacta) disebut dengan istilah …………………….
     

a.  Progolan
       b.  Rogesan
       c.  Wiwilan
      d.  Lelesan
      e.  Replanting


29. Menghilangkan tanaman yang telah terserang bersama hamanya untuk memusnahkan sumber infeksi, antara lain pemangkasan pada pelepah-pelepah daun kelapa yang terserang oleh hama (Artonacathozantha) disebut dengan istilah …………………..

      a.  Progolan
      b.  Rogesan
      c.  Wiwilan
      d.  Lelesan
      e.  Replanting


30. Menghilangkan tanaman yang telah terserang bersama hamanya untuk memusnahkan sumber infeksi, antara lain pemetikan buah kopi yang terserang oleh hama bubuk buah kopi (Hypothenemus Hampel) disebut dengan istilah ………………………
     

a.  Progolan
      b.  Rogesan
      c.  Wiwilan
      d.  Lelesan
      e.  Replanting


31. Perbandingan relatif dari partikel-partikel atau fraksi-fraksi primer tanah, yaitu pasir, debu, liat, dan lempung disebut …………………….
     

a.  Struktur tanah
       b.  Tekstur tanah
       c.  pH tanah
      d.  Konsistensi tanah
      e.  Solum tanah


32. Susunan partikel-partikel atau fraksi-fraksi primer tanah, memjadi susunan yang majemuk, yang masing-masing dibatasi oleh bidang belah (bidang batas) alami disebut …………………………
     

a.  Struktur tanah
      b.  Tekstur tanah
      c.  pH tanah
      d.  Konsistensi tanah
      e.  Solum tanah


33. Suatu ukuran aktivitas (potensial) ion hydrogen dalam larutan tanah, dan merupakan parameter bagi kemasaman tanah disebut .............................
     

a.  Struktur tanah
      b.  Tekstur tanah
      c.  pH tanah
      d.  Konsistensi tanah
      e.  Solum tanah


34. Pemulihan kemampuan daya hasil tanaman yang ada dengan menggunakan teknologi tepat guna dalam mencapai usaha pokok pembangunan perkebunan disebut …………
     

a.  Perluasan
      b.  Rehabilitasi
      c.  Intensifikasi
      d.  Diversifikasi
      e.  Rotasi


35. Penganeka ragaman dalam usaha tani maupun keanekaragaman komoditi (tanaman) di suatu wilayah, dengan maksud untuk mengurangi resiko usaha dan meningkatkan pendapatan disebut ……
     

a.  Perluasan
      b.  Rehabilitasi
      c.  Intensifikasi
      d.  Diversifikasi
      e.  Rotasi


36. Kemampuan tanah untuk dapat menghasilkan produksi pertanian yang optimal tanpa mengurangi tingkat kesuburannya disebut ………………
     

      a.  Produktivitas tanah
      b.  Kesuburan tanah
      c.  Kelengasan
      d.  Sifat biologi tanah
      e.  Sifat kimia tanah


37. Sebidang lahan pertanaman seluas 750 m2, akan dipupuk dengan dosis per hektar 120 kg N, 45 kg P2O5 dan 50 kg K2O. Pupuk yang tersedia Urea (45% N), TSP (46% P2O5) dan ZK (50% K2O), berapakah kebutuhan pupuk Urea, TSP dan ZK ............
     

      a.  20 kg, 7,3 kg dan 7,5 kg
      b.  10 kg, 5,5 kg dan 70 kg
      c.  20 kg, 6,7 kg dan 7,5 kg
      d.  30 kg, 6,5 kg dan 80 kg
      d.  20 kg, 7,5 kg dan 7,5 kg


38. Pada perbanyakan tanaman perkebunan secara vegetatif dengan stek dan cangkok, untuk mempercepat inisiasi pertumbuhan akar dapat menggunakan hormon tumbuhan jenis .......
     

      a.  Auksin
      b.  Giberelin
      c.  Sitokinin
      d.  Kinetin
      e.  Klomerquat


39. Bahan tanam menggunakan bibit stump mata tidur pada tanaman karet adalah ...........................
a.   diperoleh dari bibit okulasi yang tumbuh dipembibitan selama 2 bulan setelah pemotongan.
b.         diperoleh dari bibit okulasi yang tumbuh dipembibitan selama 6 bulan
setelah pemotongan.
c.     diperoleh dari bibit okulasi yang tumbuh dipembibitan selama 12 bulan setelah pemotongan.
d.        diperoleh dari bibit okulasi yang tumbuh dipembibitan selama 18 bulan setelah pemotongan.
e.         diperoleh dari bibit okulasi yang tumbuh dipembibitan selama 24 bulan setelah pemotongan.

40. Bahan tanam menggunakan bibit stump tinggi pada tanaman karet adalah ....
a.   diperoleh dari bibit okulasi yang tumbuh dipembibitan selama 2 bulan
      setelah pemotongan.
b.    diperoleh dari bibit okulasi yang tumbuh dipembibitan selama 6 bulan setelah pemotongan.
c.    diperoleh dari bibit okulasi yang tumbuh dipembibitan selama 12 bulan setelah pemotongan.
d.   diperoleh dari bibit okulasi yang tumbuh dipembibitan selama 18 bulan setelah pemotongan.
e.    diperoleh dari bibit okulasi yang tumbuh dipembibitan selama 2 – 2,5 tahun setelah pemotongan dengan diameter batang 5 cm.


No comments:

Post a Comment

 
>